Tuesday, June 9, 2009

aku menghapusmu pakai boxy

aku benci ketika kamu bersikap manis semanis gula pasir yang tidak sesehat gula jagung yang rendah kolesterol
aku lebih suka saat kamu bersikap acuh seperti singa yang malas bergerak karena kenyang meskipun ada mangsa
...aku suka karena itu membuat aku bisa merasa ditampar untuk menghentikan semua hal bodoh seperti menunggu bis di pinggir rel di dalam stasiun kereta

pernahkan kamu sadar angan ini bisa terlepas saat di otakku hanya ada kamu?

plak! aku tak segan menampar wajahku dengan tanganku sendiri hanya untuk membuat aku berhenti suka sama kamu

aku benci melihat wajahmu di layar handphoneku saat facebookan. aku muak

aku benci melihat namamu selalu di atas saat aku ingin melihat siapa yang online. BENCI. benci itu tidak suka

aku benci saat makan chupa-cups. tapi aku suka permennya. katanya benci? benci dengan sejarahnya

kamu itu salah satu pemeran di sandiwara masa laluku. tapi aku mau mengadakan casting ulang agar kamu tidak ikut bermain di filmku itu

melupakan dan meninggalkan kamu itu resolusiku.

aku mau ke toilet dan memuntahkan semua bualanmu yang pernah aku telan. dulu rasanya enak. sekarang? adakah yang lebih buruk rasanya dari semangkuk bualan itu?

sisi kanan wajahmu itu sempurna, tapi sisi kananmu berantakan. bahkan aku benci lihatnya

pernahkan terbersit di otakmu itu kalau segala perbuatanmu itu membuat kupu-kupu di perutku semakin lincah beterbangan? aku mules sekali

aku sudah mengganti namamu di phonebook-ku. menjadi namamu saja, tanpa embel-embel bukti aku suka kamu. hoek

sungguh aku ingin membawamu ke barber shop, pinjam klipernya dan memangkas rambutmu dengan model tanpa bentuk

untunglah kamu sudah kuhapus. aku menghapusnya pakai boxy jadi sangat bersih
.

2 comments:

Anonymous said...

hem udaaaah san,liburan yukyuk hahaha.don't you make him thinking that he's not irreplaceable for you okeokeee lalalaalaalla

Hanna Rachmanti said...

woow sant new comers nih